Nasrul Abit : Saya Tidak Pernah Menyampaikan Akan Stop Penerbangan dari Batam

Padang – Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit membantah pemberitaan sejumlah media massa yang memuat pernyataan dirinya akan menyetop rute penerbangan dari Batam, menyusul merebaknya virus corona (COVID-19) di Indonesia.

Menurut Nasrul Abit, dirinya sama sekali tidak pernah menyampaikan pernyataan akan menyetop rute penerbangan dari Batam tujuan Bandara Internasional Minangkabau.

Saya menyampaikan, kata Nasrul Abit, jika ada salah satu pengunjung atau penumpang yang terindikasi terjangkit COVID-19, maka segala sesuatunya akan ditindak lanjuti. Mulai dari bandara, hingga penanganan dan perawatan di rumah sakit. Semua sudah dipersiapkan sedemikian rupa. Jadi, saya tidak pernah menyatakan akan menyetop penerbangan dari batam. Karena itu, bukan wewenang Wakil Gubernur ataupun Pemprov Sumbar.

“Yang dari Batam ini kan cukup banyak juga. Sehari, ada tiga kali penerbangan. Nah, ini yang kita antisipasi juga. Bukan hanya dari Batam saja, namun juga dari Daerah lain. Kalau yang dari Batam ini juga kena, kemungkinan nanti akan kita lihat. Di bandara kan ada alat pendeteksi suhu tubuh. Kalau ada yang terindikasi, kan tim kesehatan Pelabuhan siap. Akan kita tindak lanjuti. Itu yang saya sampaikan. Bagaimana urusannya saya menyetop penerbangan. Tidak ada itu, tidak benar. Yang kita bahas kemarin soal corona bukan soal penerbangan,” kata Nasrul Abit, Rabu 4 Maret 2020.

Nasrul Abit juga menjelaskan saat ini Pemprov Sumbar sudah menyiapkan dua rumah sakit yang akan menanggulangi COVID-19 yakni, rumah sakit Achmad Mochtar Bukittinggi dan RSUP M Djamil Padang. Kedua rumah sakit ini akan memberikan layanan kesehatan jika kemudian ditemukan kasus suspect corona.

“Kita ada dua rumah sakit yang akan melayani kesehatan sekaitan dengan virus corona ini. Tentu saja, layanan kesehatan pada umumnya, tetap berjalan. Sesuai arahan dan pernyataan pak Gubernur, semua masyarakat diminta waspada. Tetapi, jangan panik. Tetap jaga kesehatan, pola hidup sehat dan yang terpenting berserah diri kepada Allah Swt,”ujar Nasrul Abit.

Nasrul Abit pun meminta kepada seluruh awak media untuk dapat memberitakan berita yang sesuai dengan fakta. Tentunya, juga berpedoman kepada kode etik jurnalistik. Karena, jika salah menyampaikan, maka asumsi yang ditangkap oleh masyarakat luas tentu juga akan beragam.

“Jadi, sekali lagi disampaikan bahwa apa yang telah dipublish oleh beberapa media bahwa Wagub menyatakan Pemprov Sumbar tolak penerbangan dari Batam, adalah tidak benar,”tegas Nasrul Abit.

Tidak hanya itu, Nasrul Abit juga menyampaikan saat ini di RSUP M Djamil Padang, sudah membentuk Satgas penanggulangan corona. Tim itu, akan bekerja semaksimal mungkin melakukan penanganan apabila memang ditemukan kasus suspect corona. Kita terus melakukan koordinasi untuk mengetahui perkembangan terbaru.

“Terkait tim satgas, sudah dibentuk oleh RSUP M Djamil Padang. Kita serahkan kepada mereka,”tutup Nasrul Abit.

About the Author

Related Posts